Halaman

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI BLOG INI

Kamis, 11 April 2013

10 CEO dengan Gaji Tertinggi di Dunia

 New York : Dari 1.426 miliarder dengan catatan kekayaan bersih hingga menembus US$ 5,4 triliun, sebanyak 442 orang terkaya berasal dari Amerika Serikat (AS). Dan hampir 10% dari daftar konglomerat itu adalah CEO perusahaan publik di negara AS.
Walaupun rekening para miliarder sudah sesak dengan harta kekayaan, namun taipan-taipan ini juga mengantongi gaji serta bonus yang cukup tinggi. 

Berikut 10 CEO dengan bayaran tertinggi di dunia seperti dikutip dari laman Forbes, Kamis (11/4/2013).  

1. Richard Kinder
Gaji : US$ 1,1 miliar
Kekayaan : US$ 9,8 miliar
Bos dari perusahaan yang bergerak di bidang energi, Kinder Morgan ini membayar dirinya hanya US$ 1 per tahun. Meski dia tidak pernah menerima bonus, saham, dan hibah saham dari perusahaan yang dipimpinnya, tapi Richard mampu meraup US$ 1,1 miliar di tahun lalu, sehingga mencatatkan dirinya sebagai CEO dengan bayaran tertinggi di Amerika Serikat (AS). Gaji tersebut dia peroleh dari keuntungan saham saat Kinder menjadi perusahaan publik pada 2006.   

2. Daniel S. Och
Gaji : US$ 289 juta
Kekayaan : US$ 2,9 miliar
CEO dari perusahaan hedge fund, Och Ziff Capital Management Group itu memperoleh US$ 288 juta dari saham vested (hak karyawan). 

3. Howard Schultz
Gaji : US$ 118 juta
Kekayaan : US$ 1,7 miliar
Bos pemilik jaringan ritel, Starbucks ini mendapat gaji pokok US$ 1,5 juta dengan bonus mencapai US$ 2,3 miliar. Sebagian besar kompensasi tersebut berasal dari opsi saham dan US$ 10 juta dari saham vested.

4. Leslie Wexner
Gaji : US$ 58 juta
Kekayaan : US$ 4,6 miliar
Pemimpin The Limited Inc tersebut dibayar US$ 1,9 juta sebagai gaji, serta bonus US$ 4,9 juta. Dia mengatakan, total kompensasi dari opsi sahamnya mencapai US$ 32 juta dan saham vested sebesar US$ 18,7 juta. 

5. Ralph Lauren
Gaji : US$ 39 juta
Kekayaan : US$ 6,9 miliar
Pengusaha fashion ini membayar diri sendiri dengan gaji US$ 1,2 juta dan bonus US$ 19,5 juta. Selain itu, dia melakukan eksekusi atas opsi saham senilai US$ 5,2 juta dan menerima US$ 12,4 juta saham vested.

6. Lawrence J. Ellison
Gaji : US$ 37 juta
Kekayaan : US$ 40 miliar
Pendiri Oracle tersebut memperoleh gaji sebesar US$ 1, namun untuk bonusnya sendiri sebanyak US$ 3,9 juta serta eksekusi saham opsi US$ 31,7 juta. 

7. Henry R. Kravis
Gaji : US$ 35 juta
Kekayaan : US$ 4,5 miliar
Co CEO dari perusahaan ekuitas swasta, Kohlberg mengantongi gaji hanya US$ 300 ribu. Tapi mayoritas pendapatan berasal dari bunga dan bagian keuntungan saham yang telah disepakati perusahaan sebesar US$ 34,7 juta.   

8. George Roberts
Gaji : US$ 35 juta
Kekayaan : US$ 4,2 miliar
Roberts merupakan bagian dari salah satu direksi di Kohlberg milik Henry R Kravis. Dia memboyong gaji pokok US$ 300 ribu dan bunga senilai US$ 37,4 juta. 

9. Rupert Murdoch
Gaji : US$ 23 juta
Kekayaan : US$ 11,9 miliar.
Penguasa jaringan media ini mengkombinasikan antara gaji, bonus dan saham vested dengan masing-masing senilai US$ 8,1 juta, US$ 10,4 juta dan US$ 4,1 juta. 

10. Frederick Smith
Gaji : US$ 22 juta
Kekayaan : US$ 1,8 miliar
CEO perusahaan logistik, FedEx tersebut mendapatkan gaji US$ 1,2 juta dan bonus US$ 1,3 juta. Upah insentif senilai US$ 5,2 juta dalam jangka panjang terkait kinerja perusahaan, serta opsi saham mencapai US$ 13,2 juta. (Fik/Ndw)

Senin, 01 April 2013

6 Orang Terkaya di Dunia Tanpa Bekerja

 

Bagaikan pohon uang yang tumbuh subur, para miliarder ini tak perlu susah payah bekerja selama puluhan tahun hanya untuk mengisi rekening bank mereka.
Seperti dikutip dalam laman Business Insider, Jumat (29/3/2013) lebih dari 1.400 orang terkaya yang terdaftar di majalah Forbes, terdapat segelintir miliarder yang mewarisi harta kekayaan dari keluarga mereka.
Tercatat ada enam miliarder yang memiliki tumpukan harta kekayaan tanpa harus banting tulang. Antara lain :
1. Lily Safra - Warisan Kekayaan US$ 1,2 Miliar
Janda dari miliarder bankir Edmond Safra ini telah diwarisi kekayaan sebesar US$ 1,2 miliar. Sang suami Edmond telah meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran apartemen di tahun 1999.
Dengan pundi-pundi dolar yang dia miliki, wanita berusia 75 tahun asal Monako itu menduduki peringkat 1.175 sebagai miliarder dunia versi Majalah Forbes.
Dan pada tahun 2012, Lily melelang 70 set perhiasannya untuk program amal dengan perolehan hasil lelang mencapai US$ 38 juta. Merupakan angka yang fantastik dalam sebuah aksi sosial.
2. Elaine Marshall & Keluarga - Warisan Kekayaan US$ 8 Miliar
Wanita terkaya urutan ke-48 di Amerika Serikat itu mengenggam warisan kekayaan hingga US$ 8 miliar dari almarhum suaminya, J. Pierce Marshall.
Warisan tersebut dibukukan dalam bentuk saham sebesar 14,6% di Koch Industries, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang industri kimia dan energi terbesar di dunia.
Menariknya, saking tidak ada satupun yang tahu tentang nilai hartanya secara persis, Bloomberg bahkan memberi Elaine sebagai miliarder wanita nomor 4 di Amerika Serikat pada 2012. Dan di 2013, Forbes menempatkan wanita berusia 70 tahun itu dalam jajaran orang terkaya di peringkat 145.
3. Jorn Rausing - Warisan Kekayaan US$ 5,2 miliar
Berasal dari Swedia, miliarder yang sukses bertengger di urutan 233 versi Forbes ini mewarisi ladang uang dengan harta kekayaan US$ 5,2 miliar. Warisan tersebut diperoleh dari mendiang ibunya yang bernama Birgit.
Meski demikian, Rausing yang berusia 53 tahun itu tidak menarik diri dari dunia kerja. Dia justru menjadi salah satu direksi di perusahaan pengemasan raksasa di Swedia, Tetra Laval yang didirikan oleh sang kakek.
4. Finn Rausing - Warisan Kekayaan US$ 5,1 miliar
Di usianya yang telah menginjak 58 tahun, Finn boleh berbangga hati karena menjadi miliarder dunia di peringkat 239. Harta kekayaan yang mencapai US$ 5,1 miliar.
Sama seperti adiknya Jorn, orang terkaya kelima di Swedia ini juga duduk sebagai direksi di Tetra Laval, produsen kemasan susu dan jus terbesar di Swedia.
5. Eduardo Hochschild - Warisan Kekayaan US$ 2,1 miliar
Berasal dari negara Peru, Pria berumur 49 tahun ini sudah menjadi orang terkaya ke empat di negeri kelahirannya. Bahkan menurut versi Forbes, Hochschild berada di peringkat 704 yang menggenggam kekayaan US$ 2,1 miliar.
Kekayaannya diperoleh dari perusahaan pertambangan emas dan perak yang didirikan pamannya pada 1911. Hochschild mempelajari ilmu pertambangan di Tufts University, Amerika Serikat dan bergabung pertama kali di perusahaannya sebagai asisten keselamatan pada 1987.
Dia juga pernah menjadi korban penculikan selama enam hari. Sedangkan sang ayah harus tewas tertembak seorang pria bersenjata.
6. Yoshiko Mori
Saat konglomerat real estate di Jepang, Minoru Mori meninggal di tahun lalu, istrinya Yoshiko langsung mengambil alih kekayaan keluarga. Kini, wanita berusia 72 tahun itu dinobatkan menjadi miliarder nomor 20 di Jepang dan 1.342 di dunia dengan harta kekayaan sebesar US$ 1 miliar.
Almarhum suaminya telah meninggalkan karya terbesarnya yakni membangun gedung tertinggi di China, Shanghai World Financial Center.  (Fik/Ndw)